📋 Rencana Kerja Jangka Menengah
Dokumen ini memuat rencana strategis SMA Negeri 10 Kota Depok untuk periode 2026-2029, dengan fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, dan penguatan budaya positif sekolah.
Praktik Pembelajaran Interaktif
Praktik pembelajaran interaktif yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran
📅 Tahun I (2025)
Fokus pada pelatihan dan lokakarya mengenai metode pembelajaran interaktif dan aktivasi kognitif melalui Rumah Pendidikan dan komunitas belajar.
📅 Tahun II (2026)
Implementasi metode pembelajaran baru di kelas (supervisi klinis) dan peninjauan kebijakan sekolah terkait alokasi sumber daya untuk pembelajaran interaktif.
📅 Tahun III (2027)
Penguatan praktik baik (best practices) antar guru (peer-teaching/sharing session) dan evaluasi dampaknya terhadap aktivasi kognitif siswa.
📅 Tahun IV (2028)
Integrasi aktivasi kognitif menjadi budaya sekolah dan evaluasi berkelanjutan.
Dukungan Refleksi Guru
Pemberian dukungan untuk refleksi guru dan perbaikan pembelajaran
📅 Tahun I (2025)
Pengembangan sistem umpan balik dan instrumen refleksi guru pasca-pembelajaran
📅 Tahun II (2026)
Pelatihan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah tentang Kepemimpinan Instruksional yang menunjang refleksi guru.
📅 Tahun III (2027)
Implementasi program pendampingan individu (coaching) bagi guru untuk memperbaiki praktik pembelajaran berdasarkan hasil refleksi.
📅 Tahun IV (2028)
Institusionalisasi refleksi sebagai komponen wajib dalam siklus perencanaan-pelaksanaan-evaluasi pembelajaran.
Penguatan Budaya Positif Sekolah
Program komprehensif untuk membangun dan memperkuat budaya positif di lingkungan sekolah
📅 Tahun I (2025)
Internalisasi Konsep dan Pembentukan Tim Inti
📅 Tahun II (2026)
Aplikasi Rutin dan Program Pencegahan
📅 Tahun III (2027)
Pengukuran Dampak dan Keterlibatan Eksternal
📅 Tahun IV (2028)
Pelembagaan dan Inovasi Berkelanjutan
📅 Rencana Kerja Tahunan 2026
Rencana Kerja Tahunan (RKT) ini merupakan penjabaran operasional dari RKJM untuk tahun pelaksanaan 2026, dengan fokus pada perbaikan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 10 Kota Depok.
Metode Pembelajaran
🎯 Indikator Prioritas
D.1.3 Metode pembelajaran
🔍 Akar Masalah
Praktik pembelajaran interaktif yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Kegiatan Benahi
IHT bagi guru mengenai asesmen diagnostik (non-kognitif dan kognitif) untuk memetakan gaya belajar, minat, dan level pemahaman awal siswa.
💰 Membutuhkan BiayaWorkshop praktis fokus pada penyesuaian model pembelajaran interaktif (PBL/PjBL, Inquiry, Role Play) agar sesuai dengan tujuan spesifik di setiap KD/elemen mata pelajaran.
💰 Membutuhkan BiayaGuru secara kolektif menyusun dan mendokumentasikan minimal 5 skenario pembelajaran interaktif per mata pelajaran yang terbukti efektif dan relevan.
✓ Tidak Membutuhkan BiayaRefleksi dan Perbaikan Pembelajaran
🎯 Indikator Prioritas
D.2 Refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru
🔍 Akar Masalah
Aktivitas belajar Guru yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pembelajaran.
Kegiatan Benahi
Pemberlakuan siklus observasi kelas minimal 2 kali setahun per guru, diikuti sesi coaching pribadi oleh Kepala Sekolah/Wakil/Koordinator. Hasil refleksi digunakan untuk menyusun tindak lanjut perbaikan.
✓ Tidak Membutuhkan BiayaPenguatan fungsi KBP (MGMP Sekolah) untuk menjadi ruang berbagi praktik baik, bedah kurikulum, dan mengatasi masalah pembelajaran spesifik (misalnya, kesulitan di Literasi/Numerasi).
✓ Tidak Membutuhkan BiayaMengalokasikan waktu (misalnya, 30 menit setiap akhir bulan) di luar jam mengajar untuk pertemuan refleksi terstruktur bagi guru per jenjang/per rumpun mata pelajaran.
✓ Tidak Membutuhkan BiayaManajemen Kelas
🎯 Indikator Prioritas
D.1.1 Manajemen kelas
🔍 Akar Masalah
Peningkatan Budaya Positif di Sekolah
Kegiatan Benahi
Penetapan keyakinan kelas dan keyakinan sekolah kepada seluruh warga sekolah.
✓ Tidak Membutuhkan BiayaKewajiban bagi semua guru BK/wali kelas/guru mata pelajaran menggunakan Segitiga Restitusi dalam setiap penanganan kasus disiplin. Monitoring dan coaching implementasi rutin.
✓ Tidak Membutuhkan BiayaPelatihan dan pengaktifan Duta Anti-Perundungan dan Mentor Sebaya sebagai agen perubahan di lingkungan siswa. Kampanye rutin Bulanan Anti-Perundungan.
✓ Tidak Membutuhkan Biaya